PO Pusat Fokus Penataan Organisasi, Mental Atlet dan Prestasi Gemilang

Terkini 27 Aug 2026 15:13 2 min read 31 views By Udin Syam
PO Pusat Fokus Penataan Organisasi, Mental Atlet dan Prestasi Gemilang
Pengurus Pencak Organisasi (PO) Pusat saat dilantik, di GOR Wira Bhakti Lumajang, Jawa Timur. Foto luar Bukasan (kanan) saat wawancara.

LUMAJANG - Pengurus Pencak Organisasi (PO) Pusat yang baru dilantik, di GOR Wira Bhakti Lumajang, Jawa Timur, Kamis, 28 Agustus 2026, sepakat akan menata organisasi ini lebih maju dan profesional. Baik pengaturan organisasinya maupun presentasinya.

"Kita akan tata semua. Baik internal organisasi maupun prestasi para atlet. Dengan begitu seluruh kegiatan dan penataan organisasi yang kita lakukan tidak melenceng dari Anggaran Dasar dan Anggaran rumah Tangga AD-ART. Kita sudah menyetujuinya," kata Bukasan, Sekjen PO Pusat, usai acara pelantikan.

Bukasan menyampaikan, seluruh program kerja, AD ART akan dibahas di Rakernas siang ini. Disinggung soal prestasi para atlet PO, Bukasan menegaskan, PO memiliki alet berprestasi di tingkat internasional, yakni Sigit. 

Untuk memacu prestasi para atlet PO dan meraih penghargaan tingkat internasional, ujar Bukasan, akan mengundang Sigit dalam setiap acara kejurnas.

“Kita ingin prestasi di bidang silat oke, pelestarian budaya juga harus, dan secara organisasi PO tertata dengan baik,” tutupnya.

Selain itu, menyisihkan kata Bukasan, tidak ingin PO hanya bangga dengan atribut dan prestasi tapi terlibat dalam aksi kericuhan di jalan atau di tempat tempat keramaian.

Kita tidak ingin PO berprestasi atau euforia dengan prestasi, tapi terlibat dalam aksi kericuhan di jalan atau di tempat keramaian, misalnya,” ungkap pria yang masih menjabat sebagai wakil dewan di kabupaten Lumajang ini.

Bukasan juga memaparkan, saat ini masih digelar Kejurprov. Tahun baru depan akan ditingkatkan lagi dengan agenda lebih besar, Kejurnas.

“Langkah ini perlu dilakukan untuk mencari bibit-bibit lulusan dan ajang pelatihan mental bertanding para alet serta pelatihan para pelatih untuk bisa menata anak didiknya lebih baik”, ungkapnya. (*).